Monday, May 7, 2012

Album Donal Bebek

Album Donal Bebek. Majalah komik masa kecil yang lebih menarik perhatian saya dibanding majalah alternatif lainnya dimasa itu. Album Donal bebek lebih tepat disebut komik yang dikemas dalam tampilan majalah. Baru sadar bahwa ide ceritanya banyak yang 'out of the box'. Imaginasi tinggi suka-suka yang tidak akan dipertanyakan dasar teorinya. The authors bebas bermain dengan imaginasinya, bebas menyampaikan pengetahuan terselubung yang pastinya akan sangat sulit diterima jika itu diangkat sebagai sebuah fakta.

Bukan karena background kultur budaya asing yang menjadi daya tarik (especially where the authors come from). Cerita-cerita tematik yang banyak mengarah ke scifi (science fiction) adalah yang menjadikannya magnet tersendiri bagi saya. Banyak kisah berlatar belakang seperti perjalanan luar angkasa bertemu alien, UFO, petualangan kehidupan dimensi lain, time travelers, petualangan ke dasar laut, The Lost World, ancient tribes, The Curse of Nostrildamus, perjalanan mencari harta karun di suku Aztec, another world under the earth, perburuan ganggang hijau, survival issue, color mixture, The Lost Chart of Columbus, Kuda Troya, Atlantic, dll. Imaginasi luar biasa dari referensi historik dan ilmiah. Penulisan karya fiksi semacam ini nampaknya menjadi jalur yang lebih "aman" untuk menyampaikan fakta-fakta gila. Kadang saya berpikir tidakkah imaginasi juga bisa dibilang sebagai fakta juga? Fakta adanya faktor X sebagai pemicu imaginasi, fakta hasil pemikiran, fakta hasil inspirasi, wahyu, emosi, dsb. Adalah sebuah fakta bahwa pemikiran semacam itu bisa muncul. Tidak perlu diverivikasikan secara empiris. Ini adalah Fakta Tingkat Tinggi, in a higher level, karena bukti keberadaannya adalah fakta itu sendiri. Bagaimana imaginasi itu bisa muncul? Referensi referensi dari apa yang telah mereka dengar dan lihat baik secara sadar ataupun tidak. Ya,, fakta kemunculannya inilah yang menjadi premise. Fakta bahwa imaginasi itu ada, maka saya berpikir bahwa imaginasi juga bagian dari fakta, yang bisa dimaterialisasikan dalam wujud sebuah karya. (Terlepas dari sadar tidaknya sang penulis tentang dari mana inspirasi itu mereka dapatkan)



Wednesday, April 4, 2012

Equivalency



"Pagi yang cerah dan hangat, matahari bersinar sangat terik." Statement manusia tropic yang sekilas tampak punya oposisi makna dengan statement manusia subartic; "Butiran salju berguguran dalam skema landscape yang cenderung ke nuansa greyish, dingin menusuk tulang. Uap panas yang mengepul dari secangkir kopi yang merapat di dekat jendela sedikit memudarkan embun yang menutup kaca. Perlahan,,, mulai nampak pemandangan ranting-ranting pohon korban chemo musim gugur yang sedang berhibernasi dalam timbunan bunga salju,, Yuki No Hana..

Kekuatan mayor dan minor;


Siapa bilang kekuatan/energi terbesar hanya ada pada kunci mayor yang 'energetic'? Aku melihat energi yang tidak kalah besar dari kunci Minor yang 'gloomy'. Semacam kekuatan/energi lebih besar yang muncul dari yang tak terlihat. Seperti akumulasi energi yang tersimpan dalam wadah bersirkulasi udara lancar. Dia tidak berusaha meledak, terisi semakin banyak dan tetap tenang. Tidak ingin mengeksploitasi energi besar yang dirasa hanya akan mengintimidasi yang lain. hehe...






Wednesday, March 14, 2012

Minimalist Design - The Beauty of Simplicity

Arus design bergaya dasar modern minimalis terus diminati sebagai kiblat berbagai design product dan arsitektur. Ajaran filosofi Zen yang menginspirasi. Ragam eksplorasinya tak terbatas hingga gaya kontemporer sampai futuristic, namun basic idea-nya tetap sama; minim ornamen, lebih simple, clean, sleek, dan elegant. Semacam kesederhanaan yang dipoles. Tampilan cerdas sebuah design. For those the classic style-minded, mungkin tampak menomorsekiankan segi estetika. Namun sebenarnya ini adalah wujud pergeseran kesadaran trend design, lebih jauh, kesadaran/ pola pikir manusia yang terus berkembang. Dari indahnya kerumitan lekuk dan ukir-ukiran bergaya klasik/ tempoe doeloe, it's been gradually shifting menjadi indahnya totalitas kesederhanaan yang berkelas. Lebih ekstrim, ada tiny house design yang lebih menonjolkan minimalisasi arsitektur dalam wujud optimalisasi fungsionalitas dalam compact space and size. Mindset masyarakat yang berubah ke arah fungsionalitas tentunya merupakan sebuah indikasi tersendiri. Tiny house? Pertama kali melihat Tumbleweed design, saya langsung terpukau. That's all what we need! Actually.. Semacam compact design, the essence of substances, the main idea! Indikasi yang lain, proyeksi halus masa depan, bukan sebuah kungkungan akan terbatasnya gerak, namun justru simbol untuk bisa semakin lepas dari keterikatan. Kembali ke alam, rumah kecil yang compact di tengah padang rumput hijau.. Aroma keterbatasan akan terdistorsi oleh luasnya pandangan ke alam bebas, ke atas, di balik langit, keluar galaxy........... wuzzzzzzz..........

Friday, January 13, 2012

Over the Limit

Melewati batas. Semuanya terdiam di antara pikiran-pikiran monokromatis yang melambung tinggi. Di antara multiple intelegences yang dinilai sempurna dan seolah tak bisa didiskreditkan. Diam-diam terdapat sebuah pemikiran yang menyimpang secara radikal. Tak akan dipercaya, sedikitpun tak akan ada yang mengira jika ada suatu pemikiran yang lain, dibalik topeng yang biasa, ada yang melampaui batas pemahaman biasa. Akan sangat mengejutkan, adakah yang juga melihatnya? Abjad lain setelah z? Warna lain selain gradasi warna di booklet toko cat terlengkap itu? Wujud substansi lain selain cair, gas, dan padat? Terlepas dari cangkang, terbang melesat dan berbalik hanya untuk melihat ke tempat asal. Labirin yang menyesatkan, dan masih banyak yang menikmati ketersesatan, bukan pemahaman yang final, tetapi cukup menampar dan menyadarkan, tak ada kebenaran absolut. Pernah berpikir bahwa menyadari ketidaktahuan adalah ungkapan terbijak? See the eyes to figure out whether it is a lie or a truth. No need, because i always lie, until,,, i don't think i ever show the truth. What's the different, then?

Logikaku bisa runtuh seketika, nalarku mati, dan yang tersisa hanya intuisi, tapi justru itu yang dicari. Aku pernah mati, dan sekarang belum waktunya, maka aku harus hidup sebelum waktu mati-ku benar-benar tiba. Kenapa kau mencoba untuk mempertahankan rasa yang temporal pada satu sisi kutub saja, padahal roda yang biasanya diam sekalipun punya potensi besar untuk berputar ketika dia harus atau ingin berputar dengan sendirinya. Dan ketika bisa melepas itu semua, membiarkan dia menari dalam polaritas adalah suatu wujud pelepasan dari keterikatan. Jangan mencoba menahan bumi yang memang sedang ingin mennggeliat. Dalam dominasi dualitas, memilih untuk berdiri pada posisi anti bipolar tidaklah mudah. Nyalakan saja pelita hati dan kesadaran ketika yang ada hanyalah padam dan kegelapan.

Kenapa seolah hanya aku yang melihatnya? mereka, orang yang tampak luar biasa, sekalipun demikian, banyak yang justru terlihat kenaifannya (jika tak bisa dibilang bodoh, too sarcastic?), berkutat dalam perdebatan teoritis dengan imaginasi yang dipaksa tumpul, ironis. Hanya saja, memang sulit sekali, menjadi makhluk sederhana yang berkesadaran, butuh proses ribuan bahkan jutaan tahun, untuk mengenal "Aku". Bersikap antipati hanya membuat diri menjadi seperti katak dalam tempurung. Hanya mereka yang memiliki pemikiran terbuka, curious, menerima adanya kejanggalan, menertawakannya sebagai sebuah bentuk temuan, yang bisa 'sampai', bukannya menempatkan sebuah "unexpected invention" sebagai kambing hitam yang membuat pikiran mereka kalang kabut, dahi mengkerut atau kebakaran jenggot dalam kepercayaan yang diberi harga mati oleh si imaginasi bertirani. Berani melepas kaca mata kuda, mungkin cenderung berontak, tapi tidak merasa diri tahu segalanya, tetap rendah hati dan terus menggali.
Bumi, Seper-triliun debu angkasa. Benda mikroskopik yang penuh makhluk yang sedang belajar dalam amnesia dan demensia akut. Kenapa menutup mata akan kehidupan lain di luar sana? Hanya sekelompok 'alien' yang mungkin akan bicara tentang pleiadian, arcturians, exopolitics, higher beings, bibbibibbb... and any extraterrestrial stuff. Scientifically explained, yang mungkin hanya akan ditertawakan oleh mereka. Ingat Copernicus dan Galileo? yang teorinya ditentang habis-habisan oleh kaum otoriter pada jamannya? Lalu kenapa masih tetap berendam dalam kubangan yang sama?

Thursday, December 15, 2011

SECLUDED LESSONS



Ok, finally i get my spare time, so let me write this hehe...
(from the invisible perspective....)

SD Virgo Maria 1 Ambarawa, my old primary school, there are some secluded areas that could build up my imagination. One chapter is closed as I stepped out of this school, i no longer visit this place, up to now, just view it from the outside. It's totally different now,,, unfortunately, the wall is now painted in blue color, and the forefront trees are gone. It lost its gloomy and ancient looks.


The fish pond is at the back side of the buildings, and it is the point of view. The dark water scared me, since I was so curious to find out how actually deep it is. What if there was a Loch Ness inside? hihiiii... The waterfall was going down through the crawling green leaves, bushes and mossy stones. The sound of crickets and frogs was so rowdy. What a perfect water ecosystem to represent a magical tropical rainforest! "After rain" is the best scenery, at least for me :) At that time, the colors of the trees, the stones, and all the wet vegetation are so in contrast, totally a strong saturation! I will widely open my eyes. The dew, the condensed water drops stick on the surface of the grass, and then evaporating, as the morning sun wakes it up into the air. The fragrance of the soil and the roof when it gets wet due to the rain is my most favorite natural scent. 


Catching the tadpoles with the snack sack sounds as a silly thing to do. but it means a lot for us. Catching and releasing... Just catch it, collect it, and then release it,,,, catch and release, let them go... and so on. It is just like spongebob and the jellyfish...



There was also "doodlebugs" area. It was a small alley, sandy grounds behind the classes. Stirring a stick on its circular pit to pick the lion ants out of their nest is a unique "ritual", it's simply as unique as The Way of Tea, the Japanese Tea Ceremony. Actually, you can simply take a pinch of the soil and filter it, but it is not merely about getting the bugs, instead, it is more about enjoying the process, stirring on the spot!

The secluded garden with the guava tree behind the classes. There was a small tunnel there, and only students with small bodies can walk through it hehe....  
Another garden is behind the hall. We spent our time here to have our lunch. My Mom used to cook me the omelet. the smell is still lingering in my nose. It is also a place to hunt escargot, the land snails. We collected it and put it in a rusty can. 

I still keep the rosary my teacher gave to me, when i was in the 4th grade. She is so kind to me,, :) Some teachers think that I'm hidding 'something', i can smell their curiosity :) 

Lucky me once to be there, where I could find many secluded places to hide, to sit still, or to meet the silence for a while.  


To be a survivor is not the issue, just because it said so, if you are not, that's fine, you are still somewhere, we might not meet, or, if we met, would you recognize me? still in a mask.
'http://lucysscrap.blogspot.com'